Para Jurukunci Pulobata kedatangan 2 jurnalis menyambut dengan baik dan ramah
Karawang- Suaramisteri.com
H.Leo, bersama jurukunci lainnya kedatangan 2 jurnalis menyambut dengan baik dan ramah, H. Leo ketika diwawancarai di rumahnya mengenai banyaknya para pengunjung yang jarah, dia memaparkan.
"Sekh Bentong dan sekh Kuro, itu kebanyakan para pengunjungnya di
Sekh kuro karena Sekh kuro adalah Wali sepuh, yang di sekh bentong itu paling separuh dari Sekh kuro pengunjungnya, juru kuncinya 22 orang penitia 21 orang, Kenapa banyak jurukunci, karena dibagi 4 hari sekali apalagi di malam Sabtu kalau nggak ada juru kuncinya atau sedikit artinya kerepotan, paparnya Sabtu ( 11/1-2025)
"selama kami jadi kuncen(lajutnya H.Leo )dan kepala desa yang sekarang, Ephon, Alhamdulillah perkembanganya baik, karena setiap kepadatan punya program masing-masing, tapi ya Tergantung niat baiknya para kepala desa. Jaman Lurah Entis itu belum ada gelanggangan besar sekarang sudah terbuat atau dibikin gelannggangan bisa untuk menampung jamaah.
Selain kepala Desa. juga dari Pemkab Karawang, Bupati H.Aep Syaepulloh SE yang telah banyak membantu disegala bidang. Ditempat yang terpisah. Wakil atau jurukunci Makam Sekh Kuro mengatakan," bangunan rumah tempat jarah makam shekh Kuro juga belum lama ini di bangun oleh Bupati H. Aep Syaepulloh" kata wakil.
H.Leo jurukunci makam Shekh Bentong melanjutkan," untuk masuk ke lokasi sekh Kuro per orang, artinya kalau satu bus ada 60 orang dikali 6000, dan sekarang tidak macet lagi kaya dulu karena langsung, kalau dijaga di kantor desa kan itu jalan umum jalan ke arah kiri ke kanan, di situ orang banyak yang komen atau komplen karena banyak yang terjaga, tapi sekarang tidak terganggu yang mau pulang kerja kalau malam Sabtu.
Kalau dialihkan dengan sistem masuk ke area konser sekh Kuro itu jadi enak jadi jalan enggak terganggu.
kalau untuk sabtu biasa pengunjung Enggak begitu banyak,untuk atrianya paling 2500 itu kebanyakan dari Indramayu.
tapi untuk Sabtu Kliwon itu mencapai 7.000 sampai 10.000,
Kalau dulu kan didominasi sama Indramayu masyarakat Indramayu, tapi sekarang udah merata ya jadi 10, paten setiap malam sabtu kliwon itu Ada Indramayu Subang Purwakarta Bekasi, Sukabumi juga Cianjur, Bandung, pungkasnya.
Harapan kami kedepan, lanjut H.Leo, mudah-mudahan ada bantuan dari pemerintah baik dari Pemkab kabupaten Karawang maupun dari Desa sangat kami harapkan untuk kesejahteraan masyarakat dan para pedagang di area religi maupun pembangunan jalan, dan sa'at ini yang kami butuhkan untum merenovasi bangunan makam Shekh Gentong, pungkasnya.( Bambang/A S)